SUMBER PETTO'

        
   Sumber petto’ merupakan sumber air yang terdapat di Desa Pakong tepatnya di Dusun Seccang. Dinamakan sumber petto’ karena disana ada tujuh sumur yang didalamnya terdapat sumber air. Petto’ merupakan bahasa Madura yang artinya tujuh. Menurut informasi dari salah satu warga, sumber petto’ merupakan sumber air peninggalan Sayyid Sultan Kraton (Bujuk Bherung). Beliau merupakan salah satu santri dari Sunan Ampel yang bertugas untuk menyebarkan agama Islam. Beliau menyebarkan ajaran Islam dari daerah Kraton Bangkalan hingga ke desa-desa terpencil. Sumber Petto’ dulunya dibuat oleh Bujuk Bherung untuk menfasilitasi para santrinya.
         Sumber Petto’ yang ada di desa Pakong tepatnya di dusun Seccang Utara dinamakan Sumur Tantoh yang terdapat 4 sumber mata air. Tidak ada yang berani memanfaatkan sumber mata air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Sumber air yang terdapat di Sumber Petto’ walaupun kecil dan tidak terlalu dalam, airnya tidak habis-habis dan tetap selalu banyak meskipun banyak orang yang mengambil untuk kebutuhan sehari-hari, utamanya untuk minum. Sumber air yang dimanfaatkan oleh warga adalah sumber air buatan, bukan yang ada di Sumur Tantoh. Sumber air yang ada dalam sumur tersebut terlihat jernih dan tidak kotor.
          Menurut salah satu warga sekitar, jika meminum air dari sumber petto’, kita akan terhindar dari segala penyakit. Hal tersebut dibuktikan dengan para santri yang biasanya minum air dari sumber petok tidak pernah tertular virus atau memiliki penyakit yang berbahaya. Selama ini jika para santri merasa tidak sehat, mereka hanya sakit kepala atau flu saja. Suasana di sumber petok sangat tenang dan sejuk karena sumber petok letaknya di kaki bukit. Di sekeliling sumur terdapat banyak pepohonan sehingga menambah kesan tenang dan sejuk disana.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogroll

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.